RSS

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

04 Nov

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan merupakan aspek-aspek yang saling berkaitan dalam kehidupan sosial manusia sehari-hari. Bila di lihat dari pengertian masing-masing aspek sebagai berikut

  • Penduduk sendiri dapat di artikan orang yang tinggal di daerah tersebut atauOrang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.

Dalam sosiologi Penduduk di artikan sebagai kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.

  • Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.

Kata masyarakat sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas.

  • Kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk di dunia mengalami peningkatan sangat pesat dalam kurun waktu 1960 – 2011 . Dapat kita lihat pada grafik di atas bahwa 1960 – 1970 adalah puncak tertinggi pertambahan penduduk di dunia.

Dapat kita lihat juga dari gambar di atas rata-rata pertumbuhan penduduk yang  tinggi ternyata terletak di negara-negara berkembang. Bila kita melihat negara-negara maju seperti Amerika , Jepang dan Rusia pertumbuhan penduduk mereka 0 bahkan mengalami pengurangan.

Bagaimakah rumus perhitungan angka kelahiran ?

Bentuk umum yang di gunakan untuk laporan pertumbuhan penduduk adalah dalam bentuk persen dengan rumus:

Angka mortalitas atau kematian

Angka kematian sendiri di kelompokkan menjadi beberapa sub seperti

  1. Tingkat kematian dasar
  2. Tingkat kematian perintal
  3. Tingkat kematian maternal
  4. Tingkat kematian bayi
  5. Tingkat kematian anak-anak

Dari gambar di atas terlihat angka kematian di negara berkembang sangat besar hal ini di karenakan di negara-negara tersebut fasilitas utama seperti medis masih sangat kurang dan juga kelayakan hidup masih minim di negara-negara itu.

Migrasi

Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain.

Imigrasi di bagi menjadi 3 tipe secara umum yaitu

  • Transmigrasi

Menurut pengertian Transmigrasi adalah suatu program yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah yang padat penduduk ke daerah lain di dalam wilayah Indonesia. Penduduk yang melakukan transmigrasi disebut transmigran.

  • Imigrasi

Imigrasi merupakan perpindahan penduduk antar negara dimana ia bukan merupakan warga negara negara tujuan imigrasi. Penduduk yang melakukan imigrasi biasa di sebut imigran.

  • Emigrasi

Emigrasi merupakan perpindahan penduduk antar negara dengan tujuan menetap dan meninggalkan negara asalnya selamanya.

Kebudayaan bangsa Indonesia

kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama.Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”.

(Dikutip dari Wikipedia Indonesia.)

 
Leave a comment

Posted by on November 4, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: